Moralmulai dipelajari dari masing-masing individu, keluarga, masyarakat, hingga seluruh komponen bangsa. Bahkan, para ulama telah mengingatkan kita tentang moral melalui syair Arab yang berbunyi, "Sesungguhnya bangsa-bangsa itu akan tegak selama akhlaknya baik. Jika akhlaknya runtuh, maka hancur pulalah bangsa-bangsa itu." Dalamperkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi khas Melayu, tidak lagi mengacu pada tradisi sastra syair negeri Arab sehingga di Madura disebut Syiir Madura. Syiir itu memuat pesan intrinsikm dan ekstrinsik mengenai religiusitas, nasehat-nasehat,akhlak, serta riwayat nabi-nabi dalam bhaasa Madura (Syi Laludia menukil salah satu bait syair ahmad Syauqi untuk menguatkan statementnya sebagai berikut: apalagi lafadz "akhlak" sendiri di ambil dari bahasa arab, jadi sangat fatal jika "Akhlak" di artikan Itulah sekelumit fakta tentang SAS, yang secara umum jika di simpulkan dari sepak terjang dan pemikirannya lebih cenderung kepada Danketahuilah!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku." Gunanya untuk membantu menghafalkan syair dan mempertajam ingatan pembaca syair. 8. Ilmu khat yaitu pengetahuan tentang OlehBushairi tentang Ancaman Hawa Nafsu. Nafsu itu bagaikan bayi bila Anda biarkan terbiasa dengan. Kesenangan menyusu terus-terusan. Namun, bila Anda lepas ia akan terlepas dan berhenti. Sering kali nafsu kelezatan indah di mata seseorang tapi membinasakan. Karena ia tidak sadar bahwa racun ada dalam lemak (yang lezat). buatlah soal cerita sendiri tentang volume balok. Sebelum kita masuk ke inti pembahasan, kita akan mencoba melihat beberapa syair pada zaman jahiliyah oleh seorang penyair yang bernama Zuhair bin Abi Sulma dan merupakan penyair ahli hikmah. Di antara syair – syairnya yaitu وَمَنْ هَابَ أَسْبَابَ المَنَايَا يَنَلْنَهُ وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَّمَاءِ بِسُلَّمِ Artinya “Siapa yang takut akan sebab-sebab kematian, semua itu akan mendapatinya…Walaupun ia berupaya menghindar dengan menaiki tangga menuju langit…“ Kemudian syair oleh seorang penyair yang bernama Al-Mutanabbi. Beliau adalah penyair yang lahir di zaman dinasti Abbasiyah dan berikut ini diantara syair – syair hikmahnya yaitu أَعَزُّ مَكَانٍ فِى الدُّنْيَا سَرْجُ سَابِحٍ وَخَيْرُ جَلِيْسٍ فِى الزَّمَانِ كِتَابُ Artinya “Tempat paling mulia di dunia adalah pelana kuda pembalap…Dan sebaik-baik teman duduk sepanjang masa adalah buku…“ Dan إِذَا أَنْتَ أَكْرَمْتَ الكَرِيْمَ مَلَكْتَهُ وَإِنْ أَنْتَ أَكْرَمْتَ اللَّئِيْمَ تَمَرَّدَا Artinya “Jika kau muliakan orang baik, niscaya engkau dapat menguasainya…““Namun jika kau muliakan orang buruk, niscaya dia akan melunjak lancang…“ Syair Bahasa Arab Tentang Ilmu Berikut ini adalah syair bahasa Arab yang kita ambil dari seorang penyusun yaitu Abul Qasim Ahmad bin Umar bin Abdullah bin Ushfur –rahimahullahu– [Jaami’ul Ulumi Wal Hikam 1/2019] مَعَ الْعِلْمِ فَاسْلُكْ حَيْثُ مَا سَلَكَ الْعِلْمُ وَعَنْهُ فَكَاشِفْ كُلَّ مَنْ عِنْدَهُ فَهْمُ Artinya “Bersama ilmu, tempuhlah jalan yang telah ditempuh oleh ilmu…Dan tentangnya, belajarlah dari setiap orang yang memiliki pemahaman…“ فَفِيهِ جِلَاءٌ لِلْقُلُوبِ مِنَ الْعَمَى وَعَوْنٌ عَلَى الدِّينِ الَّذِي أَمْرُهُ حَتْمُ Artinya ” Dalam ilmu terdapat penyingkap hati dari kebutaan kebodohan…Dan pertolongan terhadap agama yang seitap urusannya adalah pasti…“ فَإِنِّي رَأَيْتُ الْجَهْلَ يُزْرِي بِأَهْلِهِ وَذُو الْعِلْمِ فِي الْأَقْوَامِ يَرْفَعُهُ الْعِلْمُ Artinya ” Sungguh aku melihat bahwa orang bodoh akan hina dan rendah…Adapun ilmu akan akan meninggikan derajat ahlinya di antara manusia…“ يُعَدُّ كَبِيرَ الْقَوْمِ وَهْوَ صَغِيرُهُمْ وَيَنْفَذُ مِنْهُ فِيهِمُ الْقَوْلُ وَالْحُكْمُ Artinya ” Dengan ilmu orang akan dianggap dewasa walaupun masih belia…Dan bahkan segala perkataan dan putusannya akan diterima mereka…“ وَأَيُّ رَجَاءٍ فِي امْرِئٍ شَابَ رَأْسُهُ وَأَفْنَى سِنِيِّهِ وَهْوَ مُسْتَعْجِمٌ فَدِمُ Artinya ” Apa yang diharapkan dari orang yang telah beruban rambutnya…Yang telah menghabiskan umurnya dalam keadaan bodoh dan pandir…“ يَرُوحُ وَيَغْدُو الدَّهْرَ صَاحِبَ بِطْنَةٍ تَرَكَّبَ فِي أَحْضَانِهَا اللَّحْمُ وَالشَّحْمُ Artinya “Si pemilik perut buncit melewatkan masa dan waktunya…Dengan seonggok daging dan lemak tersusun di tubuhnya…“ إِذَا سُئِلَ الْمِسْكِينُ عَنْ أَمْرِ دِينِهِ *** بَدَتْ رُحَضَاءُ الْعِيِّ فِي وِجْهِهِ تَسْمُو Artinya ” Jika si miskin ditanya tentang urusan agamnya…Tampak tanda-tanda kebodohan di wajahnya tersimpul …” وَهَلْ أَبْصَرَتْ عَيْنَاكَ أَقْبَحَ مَنْظَرٍ مِنْ أَشْيَبَ لَا عِلْمٌ لَدَيْهِ وَلَا حُلْمُ Artinya ” Apakah kedua matamu pernah melihat pemandangan yang lebih buruk …Daripada orang beruban yang tidak memiliki ilmu lagi kesabaran ….” هِيَ السُّوءَةُ السَّوْءَاءُ فَاحْذَرْ شَمَاتَهَا فَأَوَّلُهَا خِزْيٌ وَآخِرُهَا ذَمُّ Artinya ” Dialah keburukan terburuk, maka hindarilah dampak buruknya…Yang mana permulaannya kenistaan dan berakhir dengan kehinaan …” فَخَالِطْ رُوَاةَ الْعِلْمِ وَاصْحَبْ خِيَارَهُمْ فَصُحْبَتُهُمْ زَيْنٌ وَخُلْطَتُهُمْ غَنْمُ Artinya ” Bergaulah dengan pembawa ilmu dan pilihlah teman terbaik dari mereka…Karena bersahabat dan bergaul dengan mereka adalah keindahan sekaligus harta berharga…” وَلَا تَعْدُوَنْ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ فَإِنَّهُمْ نُجُومٌ إِذَا مَا غَابَ نَجْمٌ بَدَا نَجْمُ Artinya ” Janganlah sekali-kali kedua matamu berpaling dari mereka sesungguhnya…Mereka adalah bintang-bintang, jika satu terbenam akan muncul bintang lain…“ فَوَاللَّهِ لَوْلَا الْعِلْمُ مِمَّا اتَّضَحَ الْهُدَى وَلَا لَاحَ مِنْ غَيْبِ الْأُمُورِ لَنَا رَسْمُ Artinya “Demi Allah kalaulah bukan karena ilmu, petunjuk tidak akan tampak jelas…Dan tidak akan terlihat pula oleh kami gambaran dari perkara-perkara gaib…“ Date May 23, 2012 406 Views Syauqi Bey berkata dalam syairnya وَإِنَّمَا الأُمَمُ الأَخْلاَقُ مَا بَقِيَتْ ¤ فَإِنْ هُمْ ذَهَبَتْ أَخْلاَقُهُمْ ذَهَبُوْا Artinya “Sesungguhnya kejayaan suatu umat bangsa terletak pada akhlaknya selagi mereka berakhlak dan berbudi perangai utama, jika pada mereka telah hilang akhlaknya, maka jatuhlah umat bangsa itu. About The Author Saya adalah Bloger asal Malang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan IT, Design dan juga Pendidikan. Berupaya untuk selalu menebarkan kebermanfaatan bagi sesama.

syair arab tentang akhlak