Pelajaran82: Kisah Para Rasul 1:9-26. Pelajaran 83: Kisah Para Rasul 2. Pelajaran 84: Kisah Para Rasul 3. Pelajaran 111: 1 Korintus 15:1-29. Pelajaran 112: 1 Korintus . Pendahuluan untuk Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Korintus. Pelajaran 113: 2 Korintus 1-3.
Klinkert1863: Akan tetapi {Kis 9:1; 22:4; 26:9; 1Ko 15:9; Gal 1:13; 1Ti 1:13} Saoel membinasaken itoe pakoempoelan, dia masok segala roemah, menarik segala laki-laki dan perampoewan boewat masokken dia dalem pandjara.
Bukanberarti yang namanya materi tidak penting, tetapi materi akan membawa manfaat jika dilandasi pada kejujuran. Banyak orang mengejar, mengupayakan materi sebanyak mungkin, tapi ujung-ujungnya ia tidak menemukan kebahagiaan, karena kejujuran ia abaikan. Kejujuran menjadi sangat penting karena berkaitan dengan sikap dan perilaku seseorang.
1Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, 2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. 3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia
Jumat 22 Mei 2009 (Kisah para Rasul 1: 15-26) 3 22/05/2009 by Inge Adriana Peristiwa dalam perikop ini terjadi tidak lama setelah Yesus naik ke Surga dan para murid sedang berkumpul menanti-nantikan penggenapan janji Allah sebagaimana yang Yesus katakan sebelumnya di ayat 4. Mereka tidak beranjak dari Yerusalem.
buatlah soal cerita sendiri tentang volume balok. Membaca menjadi sebuah kegiatan yang bisa kamu gunakan saat memiliki waktu kosong. Sedangkan bagi anak-anak, membaca merupakan sebuah kegiatan yang mampu mengasah perkembangan anak dan perlu untuk dibiasakan sejak dini. Ada banyak buku kisah para nabi yang menarik untuk dibaca, salah satunya adalah kisah tentang nabi Daud. Melalui kisah Nabi Daud, kita bisa belajar menjadi pemberani dan bertanggung jawab. Seperti apa kisah nabi Daud selengkapnya? Berikut rekomendasi buku kisah nabi Daud yang bisa kamu baca untuk menemani waktu luang kamu. Rekomendasi Buku Kisah Nabi Daud 1. Belajar Dari Para Nabi Dan Rasul 4 Nabi Harun as,Nabi Daud as,Nabi Sulaiman as,Nabi Ilyas as,Nabi Ilyasa as Buku Belajar Dari Para Nabi Dan Rasul 4 Nabi Harun as,Nabi Daud as,Nabi Sulaiman as,Nabi Ilyas as,Nabi Ilyasa as karya Abu Azka Ibnu Abbas adalah buku yang berisikan tentang keistimewaan para Nabi. Dalam seri ini tentang kisah nabi Harun, nabi Daud, nabi Sulaiman, nabi Ilyas, dan nabi Ilyasa. Melalui buku ini, pembaca bisa mengenal para nabi dan rasul yang menyebarkan agama Allah sekaligus yang menegakkan kebenaran dari masa ke masa. Di dalam buku ini juga digambarkan hebatnya perjuangan dari para nabi dan rasul dalam membimbing para umatnya supaya beriman kepada Allah SWT. 2. Kisah Hikayat Nabi Daud AS David Edisi bilingual Bahasa Indonesia & Melayu Rekomendasi buku kisah nabi Daud yang selanjutnya adalah buku Kisah Hikayat Nabi Daud AS David Edisi bilingual Bahasa Indonesia & Melayu karya Muhammad Vandestra. Buku ini berisi kisah Nabi Daud yang berhasil membunuh jalut, dan berhasil mencapai puncak ketenarannya di tengah kaumnya bani Israil. Meski memiliki ketenaran, ternyata nabi Daud tidak begitu gembira. Digambarkan di dalam buku ini bahwa nabi Daud tidak memiliki tujuan untuk mencapai ketenaran, kedudukan, ataupun kehormatan, melainkan dirinya ingin berusaha untuk mencapai cinta dari Allah SWT. Maka dari itu, setelah mengalahkan Jalut, nabi Daud lekas bersembunyi. Dirinya pergi ke gurun dan gunung. Akhirnya, ia pun bisa merasakan kedamaian di tengah makhluk-makhluk lainnya. Saat mengasingkan diri itulah, beliau bertaubat kepada Allah SWT. 3. Kisah 25 Nabi dan Khulafaur Rasyidin Buku yang berjudul Kisah 25 Nabi dan Khulafaur Rasyidin karya Herdro Trilaksana menjadi rekomendasi buku kisah nabi Daud yang tidak kalah seru. Tidak hanya menjelaskan tentang kisah nabi Daud saja, tetapi buku ini juga menjelaskan tentang kisah 25 Nabi yang lainnya. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan kisah para Khulafaur Rasyidin yang terdiri dari 4 sahabat pilihan. Buku ini memiliki ilustrasi atau gambar yang menarik dan disampaikan dengan gaya Bahasa yang mudah untuk dimengerti. Melalui buku ini, diharapkan bisa menjadi media pembelajaran baik untuk masyarakat umum ataupun anak-anak. Selain bisa mengetahui kisah para nabi, kita juga bisa meneladani kebaikan yang dicontohkan para nabi yang ada di dalam buku ini. 4. Cerita Al-Quran Kisah 25 Nabi Dan Rasul Buku yang berjudul Cerita Al-Quran Kisah 25 Nabi Dan Rasul karya Dwi Susanto adalah buku kisah 25 nabi dan rasul yang penuh dengan gambar, sehingga cocok untuk dibaca bersama anak. Dengan hadirnya buku ini, maka orang tua bisa mengenalkan anak tentang Islam dalam bentuk cerita. Tidak hanya berisi kisah Nabi Daud saja, buku ini menceritakan kisah seluruh nabi dan rasul Allah SWT. Buku ini dipenuhi dengan ilustrasi yang menarik dan full colour, sehingga bisa sangat menarik anak-anak untuk membaca. 5. Kisah 25 Nabi Dan Rasul Rekomendasi buku kisah nabi Daud yang selanjutnya adalah buku Kisah 25 Nabi Dan Rasul karya Erna Fitrini DKK. Di dalam buku ini, kamu bisa menemukan kisah nabi Daud dan kisah nabi lainnya. Masing-masing nabi dan Rasul mempunyai riwayat ceritanya masing-masing dalam menegakkan ajaran Allah SWT. Dengan membaca buku ini, terdapat banyak pelajaran yang bisa kita petik dan bisa kita teladani kisah para nabi di dalamnya. Itulah beberapa rekomendasi buku kisah nabi Daud yang seru untuk kamu baca. Cocok untuk mengisi wktu luang kamu dengan mengetahui kisah dari para Nabi dan Rasul Allah SWT. Semua rekomendasi buku di atas, bisa langsung kamu pesan dan beli melalui
Matias Terpilih Menggantikan Yudas Pendahuluan Setelah Tuhan Yesus terangkat ke Surga sampai pada turunnya Roh Kudus, selain berdoa dengan tekun, para Rasul yang dipimpin oleh Petrus melakukan satu kegiatan rohani yang penting, yakni memilih Matias sebagai rasul menggantikan Yudas Iskariot yang mati bunuh diri. Sungguh dramatis sekali akhir hidup Yudas ini. Tapi 1 Timotius 610 telah memperingatkan kita âKarena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai kejahatan.â Memilih seseorang menjadi rasul tidaklah mudah, karena menjadi rasul harus memenuhi beberapa persyaratan ayat 21-22, antara lain pertama, menjadi saksi kebangkitan Kristus. Menjadi saksi kebangkitan Kristus berarti berbicara tentang fungsi seorang rasul. Seorang rasul tidak hanya tahu tentang Yesus sepintas, tapi ia mengalami kehadiran-Nya yang betul-betul hidup. Kedua, seorang rasul hendaknya diambil dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan para rasul selama Tuhan Yesus bersama-sama mereka. Persyaratan yang ditekankan di sini adalah, hendaknya seorang rasul memiliki persekutuan dengan saudara seiman dan dengan Kristus. Jangan Salah Pilih! Kesalahan terbesar yang tidak bisa dicegah adalah ketika kita memilih pemimpin yang salah untuk memimpin. Kadang kala tanpa kita sadari, kecenderungan kita memilih seorang pemimpin berdasarkan apa yang nampak dari luarnya. Kita melihat kemampuannya, kehebatannya dan apa yang dimiliki oleh orang itu. Tapi apa kita lihat dari luarnya belum tentu menampilkan 100% apa yang ada dalam hatinya. Samuel pernah hampir salah mengurapi orang yang akan dipilih Tuhan menjadi raja menggantikan Saul. Samuel hanya melihat seseorang yang pantas menjadi raja dari fisik dan penampilannya. Seandainya prinsip Samuel dipakai dalam gereja Tuhan, alangkah berbahayanya. Karena kita akan selalu salah memilih seseorang yang akan melayani Tuhan dan menjadi pemimpin dalam gereja. Maaf, bukan berarti mengecilkan kemampuan atau karunia seseorang tapi yang terutama adalah hati. Sangat menyedihkan jika gereja Tuhan dipimpin oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tetapi tanpa hati. Justru sebaliknya kita harus seimbang memilih seseorang dari segi hatinya dan kemampuannya. Karena orang yang memimpin dengan kemampuannya akan menjadi sombong sebaliknya orang yang memimpin dengan hati akan melayani dengan kerendahan hati. Seperti murid-murid Yesus untuk memilih seorang pengganti Yudas Iskariot, para murid berdoa dan meminta agar Tuhan menunjukkan orang yang tepat menjadi salah satu angota tim dari keduabelas murid Yesus. Mereka memilih anggota tim bukan berdasarkan apa yang mereka lihat, tahu, kenal atau berdasarkan standard manusia tapi sesuai dengan standard Allah yakni; melihat hati. Ayat 26 âLalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.â Praktek membuang undi adalah suatu hal yang wajar dalam PL. Dalam PB, para prajurit membuang undi untuk mendapatkan pakaian Tuhan Yesus Mat. 2735. Akan tetapi, setelah pencurahan Roh Kudus, kebiasaan membuang undi ini, berhenti. Ini berarti, usaha mencari pimpinan rohani haruslah lebih serius lagi daripada sekadar membuang undi. Mencari pimpinan rohani haruslah dilandasi dengan banyak berdoa, membaca firman Tuhan dan memiliki kepekaan rohani terhadap gerakan Roh Kudus. Seperti yang Yesus katakan dalam Yohanes 1416 âAku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.â Supaya Genap Dua Belas Mengapa Yudas perlu digantikan? Pertama, agar jumlah rasul tetap utuh dua belas sebagaimana pertama kali Tuhan Yesus memilih para murid-Nya. Angka dua belas penting bagi umat Yahudi karena mereka sendiri terdiri dari dua belas suku. PL memang mencatat Tuhan menghukum keras suku-suku Israel karena keberdosaan mereka. Namun PL juga menjanjikan pemulihan terhadap mereka. Mereka dikatakan akan dipersatukan kembali, seperti masa dua belas suku bersatu. Yesus telah menubuatkan kedua belas rasul pilihan-Nya bahwa mereka akan memimpin umat Tuhan bersama Yesus dalam kemuliaan-Nya kelak Mat. 1928. Ini senada dengan kutipan Mazmur oleh Petrus di ayat 20a bahwa musuh Tuhan harus dimusnahkan Mzm. 6926, dan jabatannya harus digantikan Mzm. 1098. Agar kekristenan diterima dan diakui orang Yahudi maka dua belas rasul merupakan pasangan yang tepat dengan dua belas suku Israel. Alasan kedua, Yudas harus digantikan untuk mengembalikan keutuhan dan kemurnian keduabelas rasul yang dinodai oleh pengkhianatan dirinya. Petrus memaparkan kematian Yudas yang mengerikan sebagai upah kejahatannya ayat 18-19. Pengganti Yudas harus memenuhi syarat, seorang yang pernah bersama Yesus semasa hidup-Nya dan juga menjadi saksi bagi kebangkitan Kristus ayat 21-22. Namun yang paling penting adalah, proses pemilihan itu secara final diserahkan kepada Tuhan Yesus sendiri, agar Dia yang menentukan ayat 24-25. Refleksi Apa yang dilakukan Petrus dan murid-murid Yesus lainnya mungkin tidak lazim bagi kita yang hidup pada masa kini, tetapi memiliki makna yang penting secara teologis dan masih relevan untuk dijadikan panduan 1. Penyelesaian masalah di gereja selalu harus berdasarkan kebenaran firman Tuhan yang digali dan diterapkan secara tepat. Libatkanlah Tuhan dalam seiap pengambilan keputusan. Bahkan untuk hal-hal yang secara logika sudah tepat menurut kita. 2. Dosa kesalahan harus cepat dibereskan. 3. Pemilihan kepemimpinan harus memenuhi kriteria tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan. 4. Melalui doa yang sungguh-sungguh gereja menyerahkan keputusan final pada Tuhan bukan pada kebijaksanaan manusia. dari berbagai sumber Postingan Terkait
Eksposisi Kisah Para Rasul oleh Pdt. Budi Asali MDiv. KISAH PARA RASUL 112-26 I Daftar nama rasul-rasul ay 13. Mengapa Lukas menuliskan daftar itu lagi? Karena pada waktu Yesus ditangkap, murid-murid semua melarikan diri Mat 2656 sehingga sekarang dirasa perlu untuk mendaftar mereka lagi. Ada 2 hal yang menarik dari daftar rasul itu 1 Petrus disebut sebagai yang pertama. Dalam semua daftar rasul-rasul, Petrus selalu disebut sebagai yang pertama Mat 102-5 Mark 316-19 Luk 614-16. Ini digunakan oleh Gereja Roma Katolik untuk mengatakan bahwa Petrus adalah rasul yang tertinggi Catatan Gereja Roma Katolik menganggap Petrus sebagai Paus I. Menanggapi penafsiran ini Calvin berkata Kalau karena disebut pertama Petrus adalah rasul tertinggi, maka kesimpulan yang juga harus diambil dalam ay 14 adalah bahwa Maria adalah yang terendah dari semua wanita yang mengikut Yesus karena dalam ay 14 itu Maria disebut terakhir. Petrus disebut pertama karena ia memang paling menonjol sehingga ia menjadi wakil / juru bicara murid-murid yang lain. Tetapi itu tidak berarti bahwa ia yang paling tinggi kedudukannya dari semua rasul. 2 Yudas Iskariot tidak ada dalam daftar rasul, karena ia sudah mati. II Kematian Yudas Iskariot ay 16-20. Dalam Mat 273-10 juga terdapat cerita kematian Yudas. Ada 2 hal yang kelihatannya bertentangan dengan cerita kematian Yudas dalam Kis 116-20 ini, yaitu 1 Dalam Mat 27 uang dilemparkan oleh Yudas ke Bait Allah dan imam-imam yang menggunakan uang itu untuk membeli tanah. Dalam Kis 118 dikatakan Yudaslah yang membeli tanah. 2 Dalam Mat 27 dikatakan bahwa Yudas mati gantung diri. Dalam Kis 118 dikatakan Yudas jatuh tertelungkup, perutnya terbelah dan isi perutnya keluar. Penjelasan / pengharmonisan 1 Ada beberapa kemungkinan a Imam membeli tanah atas nama Yudas karena Yudaslah yang dianggap memiliki uang itu dan lalu Lukas menuliskan bahwa Yudas yang membeli tanah. b Yudas sudah menyetujui pembelian tanah itu sebelum ia mengkhianati Yesus tetapi ia lalu menyesali perbuatannya dan lalu bunuh diri sehingga imam-imam yang menyelesaikan / meneruskan pembelian tanah itu atas nama Yudas. c Imam-imam yang membeli tanah, sedangkan Yudas mendapatkan tanah itu sebagai kuburannya. Dalam ay 18 ada kata membeliâ. Kata bahasa Yunaninya adalah EKTESATO yang mempunyai beberapa arti sehingga terjemahannya juga berbeda-beda NIV/RSV boughtâ = membeli. KJV purchasedâ = membeli. NASB acquiredâ = mendapatkan. Calvin possessedâ = memiliki. A. T. Robertson obtainedâ = mendapatkan. Ada penafsir yang mengatakan bahwa kata Yunani EKTESATO itu seharusnya diterjemahkan mendapatkanâ. Ini digunakan sebagai sindiran. Yudas mendapatkan tanah, artinya ia mendapatkan tanah itu sebagai kuburannya. Kalau penafsiran ini benar, maka pertentangan dalam persoalan ini menjadi hilang. Bukan Yudas, tetapi imam yang membeli tanah, sedangkan Yudas mendapatkan tanah itu sebagai kuburannya. 2 Mungkin Yudas menggantung diri di pohon yang terletak di tepi tebing / jurang. Setelah ia mati, dahan yang dipakai untuk menggantung diri itu tidak kuat menahan berat badan Yudas sehingga dahan itu patah ada yang mengatakan bahwa patahnya dahan itu disebabkan karena gempa bumi dalam Mat 2751 dan mayat Yudas jatuh ke jurang dan lalu perutnya terbelah dan isi perutnya keluar. Setelah Yudas mati, apa yang terjadi dengan Jabatan / kerasulan Yudas? Yudas sendiri? Selamat atau tidak? III Kerasulan Yudas digantikan oleh orang lain. 1 Mengapa Yudas harus diganti? a Supaya nubuat dalam Maz 1098 tergenapi ay 20b. b Karena ia bukan orang kristen. Yudas diganti bukan karena ia mati. Yakobus juga mati dalam Kis 121-2, tetapi ia tidak pernah diganti. Tetapi Yudas harus diganti karena ia bukan orang kristen. 2 Syarat pengganti adalah ikut Yesus mulai baptisan Yohanes sampai kenaikan Yesus ke surga, supaya ia bisa menjadi saksi kebangkitan Kristus ay 21-22. Orang yang memenuhi syarat ay 23 a Yusuf / Barsabas / Yustus. Nama Barsabas tidak diketahui dengan pasti artinya. Ada yang mengartikan the son of an oathâ = anak sumpah yang menunjukkan dia sebagai orang yang jujur. Ada yang mengatakan artinya adalah the son of Sabbath / restâ = anak Sabat / istirahat. Nama Yustus adalah nama Latin yang artinya adalah justâ = benar. b Matias. 3 Undian ay 26. a Mengapa dilakukan pemilihan dengan undian? Karena rasul harus merupakan pemilihan Allah. Sebelas rasul yang lain dipilih oleh Yesus sendiri. Kalau rasul pengganti Yudas dipilih oleh manusia maka ia akan menjadi rasul yang inferior / lebih rendah dari pada sebelas rasul yang lain. Dengan menggunakan undian, maka jelas bahwa ia adalah pilihan Allah bdk. Amsal 1633 - âUndi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHANâ. b Kalau toh mau menggunakan undian mengapa dibatasi hanya 2 orang saja? Mengapa tidak 120 orang itu diundi semua? Bukankah ini membatasi Allah? Bagaimana kalau Allah ingin memilih orang yang lain dari 2 orang itu? Jawab Calvin Roh Kudus memimpin mereka melakukan hal itu. Penafsir lain mereka harus menggunakan otak dan juga meminta pimpinan Allah. c Pilihan Allah adalah Matias. Dari pengundian itu, ternyata yang dipilih oleh Allah adalah Matias ay 26. Padahal kalau kita melihat ay 23, kelihatannya Yusuf lebih ditonjolkan. Penonjolan Yusuf ini terlihat dari Ia punya 3 nama yang disebutkan semua. Namanya disebutkan lebih dahulu dari pada Matias. Namanya menunjukkan bahwa ia adalah orang yang jujur. Nama Matias tidak diberi embel-embel apa-apa. Tetapi toh Allah memilih Matias dan bukannya Yusuf bdk. 1Kor 127-29 1Sam 161-13. d Apakah Matias adalah rasul yang sah? Ada bermacam-macam keberatan terhadap sahnya Matias sebagai rasul pengganti Yudas 1. Tidak ada perintah untuk mencari rasul pengganti Yudas dengan menggunakan undian. Jawab Maz 1098 harus digenapi; jadi harus ada yang menggantikan Yudas. Tidak semua perintah harus dicatat dalam Kitab Suci. Mungkin dalam Kis 13 Yesus memerintahkan mereka dan sekaligus memberi mereka petunjuk untuk mencari rasul pengganti Yudas. 2. Rasul-rasul belum menerima Roh Kudus sehingga mereka tidak memenuhi syarat untuk memilih pengganti Yudas. Jawab Undian ditentukan oleh Allah, bukan oleh rasul-rasul. 3. Matias tidak disebut lagi dalam Kitab Suci; yang seharusnya menjadi pengganti Yudas adalah Paulus. Jawab Paulus tidak memenuhi syarat dalam ay 21-22. Paulus adalah rasul istimewa untuk bangsa-bangsa non Yahudi Gal 115-16 Gal 27-8. Bukan hanya Matias saja, tetapi banyak rasul-rasul lain yang namanya tidak disebut lagi dalam Kitab Suci. Pemilihan Matias adalah sah, dan ini terlihat dari setelah kematian Yudas rasul-rasul selalu disebut dengan istilah sebelas rasulâ Mat 2816 Mark 164 Luk 249,33, tetapi setelah pemilihan Matias maka kelihatan ada 12 rasul lagi Kis 214, dan bahkan muncul sebutan dua belas rasulâ lagi Kis 62. IV Bagaimana nasib Yudas? Ada yang mengatakan bahwa Yudas selamat karena ia menyesal. Ini salah. Penyesalan Yudas bukan penyesalan yang benar karena tidak diikuti oleh pertobatan tetapi sebaliknya diikuti dengan tindakan bunuh diri bdk. 2Kor 710 - âSebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematianâ. Sebetulnya tindakan bunuh diri itu sudah menunjukkan secara jelas bahwa Yudas tidak selamat. Orang yang mati bunuh diri jelas tidak selamat, bukan karena tindakan bunuh diri itu merupakan dosa yang terlalu besar untuk diampuni, tetapi karena tindakan bunuh diri itu menunjukkan bahwa ia bukan orang percaya. Kalau ia adalah orang percaya, bagi dia berlaku janji Tuhan dalam 1Kor 1013 yang berbunyi âPencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnyaâ. Bahwa seseorang ternyata tidak kuat menghadapi pencobaan sehingga lalu mati bunuh diri, menunjukkan bahwa ia bukan orang percaya, dan karena itu janji Tuhan itu tidak berlaku baginya. Hal-hal lain yang menunjukkan bahwa Yudas tidak selamat 1 Ay 25b ... Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginyaâ. KJV that he might go to his own placeâ = supaya ia bisa pergi ke tempatnya sendiri. RSV/NASB to go to his own placeâ = pergi ke tempatnya sendiri. NIV to go to where he belongsâ = pergi ke tempat yang cocok baginya. Ada bermacam-macam penafsiran tentang kalimat ini a Ada yang mengatakan bahwa kalimat ini ditujukan kepada Matias baca seluruh ay 25 itu. Tetapi ini jelas salah. Kata telahâ dalam ay 25 tidak memungkinkan penafsiran ini. b Kebanyakan orang mengatakan bahwa kalimat ini ditujukan kepada Yudas. Tetapi apa artinya? Yudas pulang ke rumahnya. Ini tidak ada dasar Kitab Sucinya. Yudas kembali pada pekerjaan lamanya. Ini juga tidak ada dasar Kitab Sucinya. Yudas mati. Ini masih mungkin benar. Yudas pergi ke neraka. Ini penafsiran pada umumnya. Neraka memang adalah tempat yang cocok untuk Yudas. Ini menunjukkan bahwa Yudas tidak selamat. 2 Bagian-bagian Kitab Suci lain, seperti Yoh 664 - âTetapi di antaramu ada yang tidak percaya.â Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Diaâ. Yoh 670 - âJawab Yesus kepada mereka Bukankah Aku sendiri yang memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblisââ. Yoh 1310b-11 - âJuga kamu sudah bersih, hanya tidak semuaâ. Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata Tidak semua kamu bersihââ. Yoh 126 yang menunjukkan bahwa pada waktu mengikut Yesus Yudas adalah seorang pencuri yang sering mencuri uang kas yang ia pegang. Yoh 1712 dimana Yesus berkata / berdoa âSelama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah Engkau berikan kepadaKu; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suciâ. Mat 2624 dimana Yesus berkata âAnak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkanâ. Kalau Yudas selamat, maka saya yakin bahwa kata-kata yang saya garisbawahi ini tidak akan keluar dari mulut Yesus! Penutup Riwayat Yudas Iskariot adalah peringatan bagi kita. Yudas adalah contoh orang yang mengikut Yesus secara lahiriah, atau orang yang mempunyai iman di otak saja. Kalau saudara adalah orang seperti itu, tidak peduli berapa lama saudara menjadi orang kristen, dan tidak peduli betapa tinggi jabatan saudara di gereja, saudara akan menyusul dia! Karena itu bertobatlah dan ikutlah / percayalah Yesus dengan sungguh-sungguh. -AMIN- Bagi sdr yg telah mendapat berkat dari artikel ini..mohon kiranya dapat membantu menyebarkan Pada sdr2 kita yg lain, sehingga semakin banyak sdr kita yg juga bisa membaca artikel ini dan mendapat berkat. Tuhan memberkati sdr. Amin. Joh 2117 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya "Gembalakanlah domba-domba-Ku. Author Pdt Budi Asali, e-mail [email protected] e-mail us at [email protected] Base URL
Ayat Alkitab Kisah Para Rasul 115-26 Judul Renungan; Kehidupan Sebagai Seorang MuridKisah Para Rasul 115-26 TB 15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata 16âHai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. 17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini.â 18 â Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar. 19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri âHakal-Damaâ, artinya Tanah Darah â. 20 âSebab ada tertulis dalam kitab MazmurBiarlah perkemahannya menjadi sunyi,dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnyadan Biarlah jabatannya diambil orang Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, 22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya.â23 Lalu mereka mengusulkan dua orang Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. 24 Mereka semua berdoa dan berkata âYa Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, 25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya.â 26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul perikop ini, saya membawa Anda merenungkan dua poin yang cukup penting dan ini mencerminkan siapa Anda dan saya sebenarany. Dan bagaimana kasih Allah membawa kita keluar dari kehidupan yang sia-sia ke dalam kehidupan yang penuh makna yang didasarkan pada kasih-Nya yang berkuasa. Tanpa kita rencana Yesus tetap berjalanPara murid, Yesuslah yang memilih mereka untuk mengikuti Dia, untuk bersama-sama dengan Dia berjalan menyertai Dia dan belajar dari Dia. Kita tahu bahwa Yesus benar-benar mengenal mereka dan menginginkan kehidupan mereka berbalik dari dosa dan hidup seperti yang Yesus telah rencanakan bagi mereka. Yesus membawa mereka untuk melihat pelayanan-Nya sehingga pada akhirnya nanti mereka melayani seperti yang pernah Dia bagaimana ceritanya, salah satu murid-Nya tidak pernah bertobat, tidak pernah mengerti apa yang Yesus inginkan atas hidupnya. Pada dasarnya ketika Anda mempelajari kitab Injil, Anda akan melihat satu fakta bahwa para murid pada dasarnya tidak pernah benar-benar mengerti apa yang Yesus sedang kerjakan atas kehidupan mereka. Mereka semua memiliki pengertian masing-masing ketika mengikut Yesus, itu juga yang ada di dalam hati dan pikiran salah satu murid-Nya. Yaitu Yudas yang menjual Yesus untuk kesenangannya sendiri, untuk memenuhi agenda yang ada di dalam pikirannya, untuk mendapatkan kehidupan yang menurid-Nya ideal. Yesus secara fisik mengikut Yesus, namun sebenarnya sudah lama ia berkhianat kepada Yesus, Dia memang enggan untuk bertobat, untuk secara tulus mengasihi penting dari penghianatan Yudas, yang saya renungkan ketika saya telah dengan sadar saat ini dipilih oleh Yesus sebagai murid-Nya. Apakah saya benar-benar percaya kepada Dia untuk memberikan kehidupan saya diarahkan oleh firman-Nya untuk melakukan kehendak-Nya dan hidup bersekutu dengan saya berjalan seperti yang hati Yudas saya inginkan, saya tidak menginginkan kehendak Yesus, yang saya inginkan kehendak saya dan Yesus menyertai saya. Saudaraku, cerita pemilihan murid yang baru ini, memberikan kepada kita satu pengertian bahwa kehidupan bukan tentang kita dan tanpa kita kehidupan yang ada di dalam kebenaran untuk memberitakan kebenaran Yesus, akan terus menjadi pertanyaan saya bagi diri saya sendiri dan diri Anda yang membaca renungan ini. Apakah kita telah masuk dan benar-benar menginginkan kehendak Allah di dalam Yesus terjadi atas hidup kita agar kita kerjakan sampai pada hari kematian kita. Apa yang sangat penting bagi saudara, apakah Yesus kehendak-Nya atas kehidupan perlu berdoa berdasarkan kebenaran ini, agar kuasa Injil membukakan diri kita yang memiliki hati Yudas, hati kita yang jahat. Agar Allah sendiri membawa kehidupan kita pada kasih karunia-Nya sehingga kita dimampukan untuk hidup melakukan rencana-Nya, kasih-Nya dan mampu memberitakan Injil-Nya kepada dunia. Poin berikutnya, saya berdoa dapat mempertegas kepada kita apa yang harus kita kerjakan di dalam kasih karunia. Sebelum kita melayani Dia dan kehendak itu benar-benar nyata dapat kita kerjakan di dalam kehidupan kita yang sangat singkat di dalam dunia harus bertobat setiap hariKasih karunia yang diberitakan Injil, berpusat pada apa yang secara sempurna telah Yesus kerjakan melalui kehidupan-Nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Semua ini membawa kehidupan kita pada pertobatan sejati yang mengubahkan kita sehingga kita menjadi seseorang yang semakin hari semakin membenci dosa, mengasihi Tuhan dan sesama para murid, setelah kematian dan kebangkitan Yesus, seharusnnya menjadi bagian yang melekat di dalam diri kita. Untuk hidup sebagai murid Yesus yang setiap hari melihat dosa di dalam diri, kecenderungan yang berlawanan dengan kehendak Allah dan bertobat dengan penuh kesadaran untuk kembali hidup melakukan apa yang Yesus artinya kita mengakui semua hal yang salah di dalam diri, pemberontakan kita rencana terbaik bagi kehidupan yang tidak berdasarkan firman. Kehidupan yang menjauh dari kasih Allah, hati dan pikiran yang penuh kebencian dan rasa khawatir karena tidak berpenyerahan kepada Yesus. Setiap kita memiliki agenda di dalam diri yang tidak berdasarkan keinginan Yesus, agenda ini haruslah diserahkan pada Yesus dan meminta Dia membawa kita pada agenda-Nya, pada apa yang ingin Dia kerjakan melalui perlu selalu mempelajari Alkitab kita, agar kita semakin mengenal Yesus yang kita sembah. Kita perlu hidup untuk selalu taat kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, kita perlu hidup sebagai seseorang yang terus berseru-seru kepada Yesus pada saat-saat paling gelap dalam kehidupan kita. Pertobatan kita adalah kehidupan yang benar-benar terpusat pada Yesus, hidup bukan lagi tentang apa yang kita inginkan, melainkan yang Yesus inginkan. Inilah kepuasan sejati, inilah tujuan hidup yang baru dalam kita, didasarkan pada kebencian yang sangat dalam terhadap dosa, kebencian yang sangat kuat pada dosa. Kita mengasihi Yesus dan berduka ketika mendapati hati kita berdosa, kita bersyukur ketika agenda kita gagal, namun kita semakin mengenal Yesus dan mengasihi Dia di dalam kehidupan pada murid yang bertobat, kita melihat dengan jelas kebangkita Yesus sebagai sumber pengharapan iman kita, bahwa apa yang kita kejar, kita kerjakan dan mimpikan. Di dalam kasih karunia-Nya, semua itu tidak pernah sia-sia. karena apa yang apa yang kita agendakan selalu terhubung pada Injil bernilai kekal, yaitu kita semakin mengasihi Yesus yang kita kenal dan mengasihi segala hal yang Yesus kasihi dan semakin membenci dosa sehingga kita setiap hari bertobat. Amin.
0% found this document useful 0 votes290 views1 pageOriginal TitleKisah Para Rasul 1 15 - 26Copyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes290 views1 pageKisah para Rasul 1 15 - 26Original TitleKisah Para Rasul 1 15 - 26Jump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
kisah para rasul 1 15 26